Rumah adalah 1 dari 3 kebutuhan primer manusia dalam kategori papan. Rumah adalah hal wajib yang harus dimiliki manusia untuk melanjutkan hidup baik dengan cara menumpang, meminjam atau membeli. Setiap orang pasti ingin memiliki rumah yang layak dan nyaman untuk ditinggali namun hal ini terhalang mahalnya harga rumah yang setiap tahun pasti naik. Anda tidak perlu khawatir karena pemerintah memiliki program rumah subsidi bagi warganya yang ingin membeli rumah dengan budget yang tidak besar. Apa itu rumah subsidi dan apa saja syarat pengajuan rumah subsidi? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Rumah Subsidi?

Rumah subsidi adalah program pemerintah yang menyediakan rumah yang mendapatkan subsidi dari pemerintah. Subsidi tersebut adalah berupa pembebasan biaya pajak dan juga angsuran rumah dengan bunga yang rendah. Program ini dibuat pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar lebih mudah memiliki rumah dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia. Selain angsuran murah dengan bunga rendah, rumah subsidi juga memiliki suku bunga flat  yang berlaku hingga angsuran rumah subsidi lunas.

Syarat dan Ketentuan Rumah Subsidi

Untuk bisa mengajukan permohonan pembelian rumah subsidi, pemerintah dan penyedia pastilah memberikan beberapa syarat dan ketentuan agar nantinya rumah subsidi bisa tersalurkan dengan tepat. Beberapa syarat dan ketentuan untuk memiliki rumah subsidi adalah sebagai berikut:

  1. Berstatus WNI dan berdomisili di Indonesia
  2. Berusia min. 21 tahun dan maks. 55 tahun (atau sudah menikah) ketika mengajukan permohonan rumah subsidi
  3. Sudah bekerja atau memiliki penghasilan tetap minimal satu tahun dihitung dari tanggal mengajukan permohonan
  4. Belum pernah mengajukan kredit rumah subsidi apapun baik pribadi maupun orang yang berada dalam 1 kartu keluarga
  5. Memiliki penghasilan pokok minimal Rp 4.000.000 untuk rumah setapak dan atau penghasilan pokok minimal Rp 8.000.000 untuk rumah susun
  6. Memiliki Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP) atau SPT tahunan dengan PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  7. Memiliki rekam jejak yang baik dalam kredit bank (tidak memiliki riwayat kredit macet). Memiliki riwayat kredit macet pada bank akan mempersulit anda ketika mengajukan rumah subsidi karena pihak penyelenggara biasanya lebih mempertimbangkan orang-orang yang catatan kreditnya bagus dan bersih agar dikemudian hari tidak terjadi kredit macet.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Selain syarat-syarat diatas, ada juga dokumen-dokumen yang harus anda persiapkan. Diantaranya adalah:

  1. Fotokopi KTP bolak balik
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Fotokopi NPWP
  4. Fotokopi Akta Nikah (Jika sudah menikah)
  5. Pas Foto 3×4
  6. Slip gaji bulan terakhir (dihitung dari tanggal pengajuan rumah subsidi)
  7. Surat keterangan aktif bekerja (dari HRD perusahaan atau instansi terkait. Jika bekerja swasta, bisa meminta keterangan pada RT/RW setempat)
  8. Surat keterangan belum mempunyai rumah dari kelurahan (ditandatangani lurah setempat)
  9. Buku tabungan dari rekening bank tempat anda mengajukan
  10. SPT Tahunan
  11. Mengisi form FLPP serta aplikasi KPR
  12. Membawa materai min 15 lembar

Kriteria Perumahan Bersubsidi

Rumah subsidi dari pemerintah adalah rumah yang tidak dikenakan biaya pajak sehingga harganya cenderung lebih murah. Itulah kenapa rumah subsidi memiliki kriteria sebagai berikut:

  1. Luas tanah sekurang-kurangnya adalah 60 m2
  2. Luas maksimal bangunan yaitu 36 m2
  3. Akan menjadi rumah pribadi pertama pemiliknya
  4. Tidak dapat dipindahtangankan kepada pihak lain minimal selama 5 tahun
  5. Harga jual rumah subsidi menyesuaikan harga jual maksimal dari zona wilayah Indonesia yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Demikian penjelasan lengkap tentang rumah subsidi dan beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk memperlancar pembeliannya. Semoga informasi diatas dapat membantu!

Penulis: Abi